Brand: Aset yang Menentukan Strategi Bisnis ( branding consultant jakarta)

Sebagai branding consultant jakarta, kami ingin membagikan tips mengenai brand:

Brand, yang direpresentasikan oleh nama dan logo, merupakan janji suatu perusahaan kepada pelanggan untuk memberikan apa yang menjadi nilai brand itu baik manfaat fungsional, emosional, social, dan ekspresi diri. Brand juga merupakan suatu perjalanan, sebuah hubungan yang berkembang berdasarkan persepsi dan pengalaman yang dimiliki pelanggan setiap berhubungan dengan brand tersebut. Kekuatan brand telah mendatangkan kesetiaan pelanggan, keberhasilan bisnis, ketangguhan menghadapi masalah, dan landasan untuk bergerak menuju pasar-pasar baru.

Sekitar akhir 1980-an sebuah pemikiran dahsyat muncul, yaitu brand adalah aset yang memiliki ekuitas dan menggerakkan strategi serta performa bisnis. Konsep brand sebagai aset menimbulkan perubahan yang dramatis yaitu mengubah persepsi pemasaran dan manajemen brand serta peran para pemasar. Perusahaan-perusahaan yang berhasil mengimplementasikan konsep ini, telah menyaksikan brand building beralih dari upaya taktis tim komunikasi menjadi penggerak strategi bisnis.

Taktik komunikasi saja ternyata belum cukup menjadi solusi ketika brand tidak mempunyai visi atau kekuatan untuk mendukung strategi bisnis. Manajemen brand taktis tidak lagi memadai sehingga dibutuhkan visi brand yang disusun berdasarkan strategi dan kemampuan organisasi untuk mewujudkan visi tersebut.

Menurut David Aaker, konsep brand adalah aset merupakan pandangan valid yang didukung data kuantitatif. Validitas berasal dari kesadaran bahwa para pelanggan sedang membuat keputusan pembelian dan menilai pengalaman dalam menggunakan elemen-elemen brand yang ada diluar harga dan atribut fungsional.

Ketika brand dipandang sebagai aset, peran manajemen brand berubah dari taktis dan reaktif menjadi strategis dan visioner. Hal ini karena pemikiran bahwa brand yang kuat dapat menjadi basis keuntungan kompetitif dan memiliki profitabilitas jangka panjang untuk berkembang. Tujuan utama brand building adalah untuk membangun, meningkatkan, atau menaikkan ekuitas brand yang dimensi utamanya adalah:

Brand awareness

Orang-orang menyukai hal yang familier bagi mereka dan cenderung menganggap positif hal-hal yang sudah mereka kenal dengan baik. Kesadaran brand dapat menjadi tanda keberhasilan karena dapat mempengaruhi apakah brand diingat kembali dalam proses pembelian dan apakah brand itu menjadi pertimbangan pelanggan.

Brand associations

Asosiasi brand meliputi segala macam hal yang dapat dikaitkan pelanggan pada suatu brand seperti atribut-atribut produk, desain, program sosial / lingkungan, kualitas, pencitraan / gengsi pengguna, keberagaman / kelengkapan jenis produk, jaringan global, inovasi, solusi, kepribadian brand, dan simbol-simbol.

Brand loyalty

Loyalitas brand adalah inti dari setiap nilai brand karena loyalitas akan membuat pelanggan enggan berpindah ke brand lain. Memperkuat ukuran dan intensitas dari setiap segmen loyalitas dengan membuat landasan hubungan pelanggan itu konsisten dan penuh arti dari waktu ke waktu.

Ketika brand dipandang sebagai aset, muncul kesempatan untuk meningkatkan aset itu demi menaikkan pertumbuhan yang merupakan tujuan dari sebagian besar perusahaan. Satu brand dapat digunakan sebagai brand utama atau brand pendukung untuk kelas produk lain. Walaupun demikian, tujuannya tidak hanya menciptakan perluasan brand yang berhasil, tetapi juga meningkatkan seluruh portofolio brand. Semakin banyak perusahaan menyadari bahwa manajemen brand strategis harus melibatkan satu keluarga brand yang dikelola sebaga sebuah portofolio, untuk memastikan bahwa brand-brand tersebut bekerja seirama untuk menciptakan sinergi dan kerjasama.

 

PT Elemen Sukses Mandiri as branding consultant jakarta, proudly present our premium design services:
Feng Shui LogoBranding Logo Branding Design | Branding Strategy | Logo Design Jakarta | Graphic Design Jakarta | |Desain Kalender | Desain Company Profile